You are currently viewing Apa Sih Dampak-dampak Polusi Udara?

Apa Sih Dampak-dampak Polusi Udara?

Dampak Polusi Udara – Seperti yang diketahui, manusia sangat membutuhkan udara yang bersih. Namun sayangnya, udara yang Anda hirup saat ini cenderung telah bercampur dengan asap knalpot. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya polusi udara. Lalu, apa dampak polusi udara terhadap kesehatan dan lingkungan?

Untuk mencari jawabannya, Anda tinggal membaca artikel ini. Kali ini akan disajikan berbagai informasi yang berkaitan dengan pencemaran udara.

Polusi udara bisa didefinisikan sebagai pencemaran lingkungan terhadap udara. Pencemaran tersebut terjadi karena adanya peningkatan kandungan zat polutan. Kadar polutan yang menyebar di lingkungan tersebut bisa dibilang melebihi batas maksimum. Dengan demikian, kondisi tersebut bisa juga disebut polusi udara.

Pada dasarnya, zat-zat polutan tersebut tidak berbahaya bila konsentrasinya rendah. Sebaliknya, jika zat-zat tersebut dalam konsentrasi tinggi, kemungkinban besar menimbulkan penyakit kanker.

Simak Artikel kami lainnya Menciptakan Lingkungan Sehat

Dampak Dari Polusi Udara Terhadap Lingkungan

Pencemaran udara bukan hanya berdampak pada kesehatan, melainkan juga terhadap lingkungan. Adapun dampak pencemaran udara terhadap lingkungan adalah sebagai berikut:

a. Dampak bagi ekosistem

Pencemaran udara juga berdampak terhadap ekosistem. Hal ini dikarenakan, aktivitas dari industri yang menggunakan batu bara dalam proses produksinya. Batu bara tersebut berperan sebgai sumber energi yang membuang zat oksida sulfat langsung ke udara.

Pembuangan tersebut dilakukan dalam bentuk sisa pembakaran batu bara. Jika kegiatan ini terus berlangsung, menyebabkan adanya perubahan pada ekosistem, khususnya ekosistem perairan danau.

Sisa pembakaran batu bara tersebut membuat pH air danau mengalami perubahan. Perubahan pH tersebut menyebabkan air danau menjadi asam. Selain itu, populasi ikan di danau tersebut juga menurun drastis.

b. Dampak bagi kesehatan

Pencemaran udara mungkin dulu dianggap sebagai masalahyang sepele. Namun, kini penemaran udara dianggap sebagai monster yang bisa membunuh siapa saja dan kapan saja.

Berdasarkan pengamatan, pada 2010 jutaan orang meninggal dunia karena pencemaran udara. Pernyataan ini didasarkan pada fakta baru yang ditemukan oleh Global Burden of Disease Study. Fakta baru tersebut sengaja dipublikasikan dalam oleh Lancet. Lancet merupakan salah satu jurnal medis Inggris.

Hasil penelitian yang dilakukan Global Burned of Disease Study menunjukkan, pencemaran udara yang terjadi dalam ruangan sudah menghilangkan nyawa manusia di dunia sebanyak 3,5 juta.

Sementara itu, pencemaran udara yang terjadi diluar ruangan menghilangkan nyawa manusia sebanyak 3,3 juta. Dari sekian banyak negara yang mengalami pencemaran udara, kasus kematian terbanyak terjadi di Cina. Pencemaran udara di Cina mengakibatkan 1,2 juta penduduknya meregang nyawa.

Setelah Cina, India menempati posisi kedua sebagai negara yang mengalami kasus pencemaran udara terbanyak. Di india, pencemaran udara ini mengakibatkan 620.000 orang meninggal dunia.

c. Dampak pencemaran udara pada hewan dan tumbuhan

Perlu diketahui, tumbuhan sensitive dengan CO, hidrokarbon, ozon, fluorin, dan gas sulfur dioksida. Jika di sekitar tumbuhan tersebut terjadi polusi udara, kadar dari gas-gas tadi akan mengalami peningkatan. Peningkatan kadar gas-gas tersebut mengakibatkan daun dari tumbuhan menjadi layu dan berlubang.

Secara tidak langsung, dampak pencemaran udara pada tumbuhan juga akan berimbas kepada hewan ternak. Dalam hal ini hewan yang dimaksud adalah hewan herbivora (pemakan tumbuhan).

Hal ini dikarenakan, hewan-hewan tersebut tentunya akan memakan tumbuhan yang ada di sekitarnya. Padahal tumbuhan tersebut tidak layak untuk dijadikan pakan ternak, karena telah terkontaminasi oleh gas-gas berbahaya.

Apabila peternak memberikan tumbuhan tersebut sebagai pakan, hewan ternaknya akan mengalami sakit pencernaan. Bukan hanya sakit pencernaan, melainkan juga bisa mati mendadak. Jadi, bisa disimpulkan bahwa pencemaran udara bukan hanya berdampak pada manusia, melainkan hewan dan tumbuhan.

Jika anda mengalami gangguan kesehatan yang disebabkan oleh polusi udara tersebut, misalnya kanker dan penyakit lain. Maka kami memiliki saran pengobatan herbal untuk anda, yakni ferbaltik.

Ferbaltik Obat Herbal adalah obat yang diramu dari ekstrak saripati tumbuhan-tumbuhan alami berkhasiat yang memiliki manfaat dalam pengobatan herbal. Tanpa campuran bahan kimia buatan (sintetis) dan tanpa campuran-campuran yang bersifat hewani.

Pengobatan dengan obat-obatan herbal dipercaya tanpa menimbulkan efek samping pada tubuh manusia. Berbeda dengan obat-obatan kimia yang banyak beredar. Ferbaltik obat herbal diproses dengan teknologi kedokteran terkini termutakhirkan. Sehingga menjadikan manfaat dan kahasiatnya makin terjaga.

This Post Has One Comment

Leave a Reply